Entah

Pagi yang cerah tergambar mega
Mengajariku meraba aksara
Yang begitu rapi tertata
Mengisyaratkan sebuah harap
Tanpa ada fatamorgana
Sepetak kotak yang menyekat sukma
Menjadi penjara bagi keliaran asa
Membatasiku mengimajinasikan wajah tanpa cela
Aku hendak mengeja kalimatMu
Yang kau tabur bersama bulu perindu
Lalu mencari pembenaran atas sabdaMu
Sehingga aku bisa melampau batas hitam dan kelabu
Aroma wangi turut lelap dalam hiruk pikuk
Pekat mulai mengetuk
Membuatku semakin kikuk
Lalu takluk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s