Telat Apel Gerbang ditutup

Gara-gara terlambat mengikuti apel pagi, puluhan PNS Pemkab Gresik harus berdiam diri di luar kantor Pemkab Gresik. Mereka baru boleh masuk ke halaman kantor setelah apel selesai dilaksanakan dan mengisi absensi keterlambatan. Untuk sanksi, Badan Kepegawaian dan Inspektorat menyerahkan ke masing-masing kepala SKPD.
Seperti yang terlihat pada apel Senin (12/2) pagi. Sedikitnya 46 kendaraan dinas baik motor maupun mobil tertahan di luar pagar kantor Pemkab Gresik Jl Dr Wahidin Sudirohusodo 245 Kecamatan Kebomas. Kendaraan itu tidak hanya didominasi staf saja, sejumlah kepala bagian, kepala dinas serta pejabat eselon lainnya terlihat antri di depan gerbang.
Di dalam pagar, terlihat dua anggota Satpol PP yang berjaga menutup pintu gerbang. Suasana mirip anak sekolah yang dilarang masuk saat terlambat, terjadi karena PNS ini datang diatas pukul 07.00. Begitu jam menunjukkan pukul 07.00, dua anggota satpol PP langsung menutup pintu gerbang setinggi 2,5 meter melalui sisi Timur.
Beberapa PNS yang datang terlambat namun berusaha masuk, dilarang oleh anggota Satpol PP. Dari jenis kendaraan terlihat mobil dinas Kepala Dinas jenis Inova, Kepala Bagian jenis Avanza, bahkan mobil dinas Sekretaris Kabupaten Gresik Honda Accordjuga ikut mengantri di luar gerbang.
Pintu gerbang baru dibuka sekitar pukul 07.45, setelah Wakil Bupati Moch Qosim selesai memimpin apel mingguan yang digelar tiap Senin pagi. Mereka yang terlambat diperbolehkan masuk setelah mengisi absensi yang terlambat serta siap-siap mendapat sanksi dari masing-masing kepala SKPD.
Salahsatu PNS di Dinas Kesehatan mengaku datang terlambat karena terjebak kemacetan. Dia berangkat pukul 06.15 dari rumahnya di kawasan Kebomas, namun harus mengantarkan anaknya sekolah. Selanjutnya dia berangkat dan terjebak kemacetan di perempatan Kebomas.
“Sebenarnya saya berangkat pagi, tetapi karena harus mengantarkan anak dan terjebak kemacetan, akhirnya tiba di kantor terlambat lima menit,” kata dia.
Kepala Bagian Humas Andhy Hendro Wijaya dalam konfirmasinya mengatakan, penutupan pintu gerbang saat apel merupakan salahsatu bentuk pengawasan kedisiplinan PNS. Dengan peningkatan disiplin PNS ini tentu saja akan semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Ditegaskan, PNS yang diketahui bolos upacara tanpa keterangan jelas akan diberi sanksi berupa teguran. Teguran akan diberikan oleh masing-masing kepala SKPD bersangkutan. Selanjutnya data absen akan diakumulasikan.
“Jika berkali-kali tidak ikut upacara, maka ada sanksi administratif yang akan diberlakukan sesuai ketentuan,” kata Andhy Hendro Wijaya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s